Rabu, 16 Maret 2011

APA ITU KELAPA SAWIT

Bagi sebagian besar orang judul tulisan ini berkesan mengejek atau pengetahuan ini sudah basi, namun bagi sebagian lagi terutama yang belum mengenal sawit akan menambah wawasan. Terlepas dari itu apapun latar belakangnya - sudah mengenal atau belum,  tentu saja kalau pembaca pandai mengambil hikmah dan berpikir positif terhadap sesuatu maka sekecil apapun tambahan wawasan akan memberikan pembelajaran yang berarti.

Penulis yang juga seorang praktisi di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia di bisnis kelapa sawit sering mengajukan pertanyaan kepada calon staff tentang pengetahuannya terhadap kelapa sawit. Bagi calon staf yang berasal dari pulau Sumatera sebagian besar bahkan dapat dikatakan semua sudah tahu. Namun dari  peserta yang berasal dari Jawa, mereka belum tahu bahkan melihat saja belum pernah. Mereka yang ‘sudah’ tahu dan mereka tidak tahu, ibaratnya sebuah gelas. Dimana yang golongan pertama gelasnya belum penuh dan golongan kedua gelasnya masih kosong. Sehingga kedua-duanya masih bisa diisi air lagi, mereka masih menyisakan ruang kosong untuk tambahan pengetahuan khususnya kelapa sawit.

Tanaman kelapa sawit adalah sumber utama minyak nabati sesudah kelapa di Indonesia. Tanaman ini dikenal dunia semenjak penjelajah dari bangsa Portugis berlayar ke Afrika pada tahun 1466. Dalam perjalanan mereka ke Pantai Gading (Ghana), penduduk setempat terlihat menggunakan kelapa sawit untuk memasak atau bahan kecantikan. Pada tahun 1790 untuk pertama kalinya dikapalkan sejumlah biji kelapa sawit ke Inggris. Tahun 1848 tanaman kelapa sawit  masuk ke Indonesia, mula pertama ada 4 tanaman yang ditanam di Kebun Raya Bogor. Sampai kurang lebih 40-50 tahun kemudian kelapa sawit hanya digunakan sebagai tanaman hias saja. Hinga pada awal tahun 80-an, tanaman kelapa sawit di Indonesia digelari sebagai komiditi primadona kerena memberikan keuntungan yang melimpah.

Kelapa sawit dengan nama ilmiah Elaesis Guineensis Jacq termasuk famili Arecaceae (dahulu disebut Palmeceae atau Palmae), ada beberapa bahasa yang sama untuk sebutan kelapa sawit:
Inggris                         : Oil Palm, African Oil Palm.
Spayol              : Aceite de palma.
Belanda           : Afrikaansche awarra, Afrikaansche oliepalm, Oilepalm van guinea, Palmietboom, Aavora, Maba, Olie.
Perancis          : Aouara d’Afrique, Elaeis de Guinee, Noix de palmae, Palmeir Crocro.
Jerman                        : Oelpalme, Guineische Palmae
Portugis           : Dohoho, Denden, Palmeire Andim.

Terjemahan ‘oil palm’ adalah ‘kelapa sawit’, sedang ‘palm oil’ adalah ‘minyak sawit/CPO’.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by firman | Bloggerized by multikonsultan.web.id